Pelatihan Sikap Mental

Pelatihan Sikap Mental
Pelatihan Sikap Mental di Perusahaan

Pendiri Suarahati Kudus

Minggu, 22 September 2013

Matius 15 : 1-6






ADAT  TIDAK MENGALAHKAN FIRMAN ALLAH  

          Ketika beberapa orang Farisi dan ahli Taurat dari Yerusalem datang kepada Yesus untuk komplain terhadap perbuatan murid – muridNya yang melanggar adat istiadat nenek moyang mereka karena tidak membasuh tangan sebelum makan. Lalu Yesus merespon dengan mengatakan  “mengapa kamu pun melanggar perintah Allah demi adat istiadat nenek moyangmu? Sebab Allah berfirman : hormatilah Ayah dan Ibumu; dan lagi siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya pasti di hukum mati. Tetapi kamu berkata : barangsiapa berkata kepada bapanya atau kepada ibunya: apa yang ada padaku yang dapat digunakan untuk memeliharamu, sudah digunakan untuk persembahan Allah, orang itu tidak wajib lagi menghormati bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadatmu.  (ayat 1-6).

          Tindakan mereka untuk menjebak dan mencobai Yesus dengan perkara- perkara yang disampaikan tentunya supaya bisa menangkap dan menghakimi Yesus atas kesalahan yang dicari – cari. Sungguh perbuatan keji dan munafik, seolah – olah mereka mau membenarkan diri dan menyalahkan dan menghakimi  orang lain. Tuhan Yesus sangat bijaksana dalam menangggapinya dengan membalikkan pertanyaan itu kepada diri mereka maka dapat kita katakan “kena batunya” atau “senjata makan tuan”

Sampai sekarang perbuatan seperti ahli Taurat dan orang Farisi masih kita temukan di lingkungan kita, apalagi orang batak yang banyak mengagungkan adat istiadat daripada Firman Allah. Ada orang yang marah apabila dikatakan tidak beradat. Kalau dikatakan “dang pargareja” responnya biasa - biasa saja dan tidak marah. Kiranya nas ini menjadi pelajaran berharga bagi kita, janganlah kita mengutamakan adat daripada Tuhan, dan jangan munafik, apalagi sampai membelakangi Firman Tuhan dalam hal – hal tertentu yang dihadapkan kepada adat istiadat manusia. Adat itu perlu tetapi lebih perlu Firman Tuhan atau dengan perkataan lain bahwa adat itu baik tetapi belum tentu benar sedangkan Firman Tuhan itu benar dan pasti baik. Amin (KAP)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar