Pelatihan Sikap Mental

Pelatihan Sikap Mental
Pelatihan Sikap Mental di Perusahaan

Pendiri Suarahati Kudus
Tampilkan postingan dengan label Perduli. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perduli. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 April 2013

Wahai Menteri Agama Apakah Orang Kristen Sebodoh itu !?

Wahai Menteri Agama Apakah Orang Kristen Sebodoh itu !?

REP | 03 April 2013 | 23:05 Dibaca: 4696   Komentar: 48   1 menarik
1362983264386021173
BERDUKA karena ada MENTERI DI NKRI yang SANGAT BODOH dan INTOLERAN
1364962767957906818
Diriku yang sudah setua ini, tiba-tiba menjadi sangat bodoh ketika membaca pernyataan Menteri Agama RI yang bernama Suryadharma Ali di Harian Jakarta Post (lihat komentar pertama/dibawah);  The Jakarta Post, memberi judul besar

Minister: Christians Bring Discrimination on Themselves

Pada intinya SDA menyalahkan umat Kristen dalam hal penutupan, penyegelan, pembongkaran Gedung, Menurut SDA,
“… mereka telah mempolitisasi masalh administratif pembangungan Gedung Gereja. … Orang Kristen bukan satu-satunya yang memiliki masalah mendapatkan izin untuk membangun tempat ibadah, tetapi mereka mendapat perhatian karena mereka bicara kepada media atau pers.
Umat Islam di beberapa daerah seperti di Bali, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur, juga kesulitan mendapatkan izin untuk membangun masjid; tapi mereka tidak bicara kepada pers. Mereka juga tidak memprotes atau melakukan doa di depan Istana Presiden.
Kok bisa-bisanya seorang menteri memberikan pernyataan seperti itu;!? Apakah ia tak pernah mengunjungi Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Timur; atau ia sama sekali buta terhadap sikon TOLERANSI umat beragama di NTT dan SULUT.
Agaknya menteri yang satu ini, bukannya mendorong agar adanya saling menerima satu sama lain dalam hubungan antar umat berama, melainkan menjadi pendorong intoleransi; dan membenarkan adanya penolakan, penyegelan, pembongkaran Gedung Gereja oleh Pemda. Ia sepertinya tak peduli bahwa data dan fakta menunjukan bahwa (terutama) Pemda Kabupaten dan Kodya di Jabar, yang tidak memberikan IMB walaupun semua persyaratan dengan legkap dan benar.
Sayang dan teramat sayang, Indonesia mempunyai MENTERI AGAMA seperti Suryadharma Ali
1364219577330177685
koleksi Indonesia Hari Ini Dalam Kata-kata/

Selasa, 02 April 2013

Jackie Chan Sumbangkan Seluruh Hartanya

 ?Jackie Chan Sumbangkan Seluruh Hartanya
Ghiboo.com - Aktor laga asal China, Jackie Chan berjanji bila meninggal nanti akan menyumbangkan seluruh hartanya bagi orang miskin di China.

Tekad Jackie Chan untuk membasmi kemiskinan di China ini memang sangat keras.

Sebelumnya, ia sudah memilih keluar dari profesi aktornya dan menjadi penasehat pemerintah. Hal ini dilakukannya dengan tujuan membantu pihak pemerintah China agar fokus pada pemberantasan kemiskinan.

Kini, ia kembali bertekad akan menyumbangkan seluruh kekayaannya bagi rakyat China yang hidup dalam kemiskinan.

Bila dihitung-hitung, seluruh kekayaan pribadi Jackie mencapai 85 juta poundsterling atau sama dengan 1,2 triliun rupiah.

Tidak heran, jika Jackie memiliki kekayaan begitu melimpah. Pasalnya, sejak debutnya di dunia seni peran pada tahun 1970-an, ia tercatat telah memerankan 150 film dan hidup 40 tahun di Hollywood.

Berjanji akan menyumbangkan seluruh hartanya, jika ia meninggal kelak, Jackie mengungkapkan harapannya. "Suatu hari aku berharap, tidak ada lagi orang miskin di China," ungkap Jackie, dilansir dari Mirror, Selasa (4/1)

Selain sepenuhnya turun tangan memberantas kemiskinan, aktor laga yang identik dengan bela diri kungfu ini, juga mengajak sahabat-sahabatnya, yang juga aktor Hollywood, seperti Chris Tucker, Owen Wilson dan Will Smith untuk ikut mengkampanyekan anti kemiskinan di negara lainnya.

"Mereka bertanya kepadaku, mengapa aku melakukan ini? Ini kan tugas pemerintah,"

Lalu Jackie pun menjawab dengan menceritakan masa kecilnya yang susah. Terutama pada saat Palang Merah mengunjungi sekolahnya, dengan membawa sikat gigi, susu dan pakaian. Saat itu Jackie hanya kebagian mantel tua.

"Saat itu aku sudah sangat senang mendapat mantel tua. Aku bilang, wow, terima kasih! Orang yang memberikan mantel itu berkata: 'Jika kamu ingin berterimakasih, maka kamu juga harus membantu orang lain,"

"Aku tidak pernah melupakan kata-kata orang itu. Aku ingin terus melakukan pekerjaan amal. Aku adalah anak orang miskin, tidak punya apa-apa. Tapi, kini aku punya segalanya, aku lebih suka memberikannya," pungkas Jackie.

BACA JUGA: